Beginilah Membedakan Batu Badar Besi Asli dan Palsu

Table of Contents
cara membedakan batu badar besi asli dan palsu
Kesaktian Power Badar Besi
CARA MEMBEDAKAN BATU BADAR BESI ASLI DAN PALSU

Banyak orang tertarik dengan Batu Badar Besi karena bentuk, warna, berat dan sifatnya yang berbeda dari batu biasa. Tetapi karena cukup banyak batu yang tampilannya mirip, kita perlu lebih teliti ketika memilih.

Untuk mengetahui apakah sebuah batu benar-benar Badar Besi, jangan hanya melihat satu ciri. Perhatikan beberapa tanda sekaligus.

1. Coba dengan Magnet
Ini salah satu cara paling mudah untuk pemeriksaan awal.Dekatkan magnet ke permukaan batu. Batu yang mempunyai kandungan mineral besi tertentu dapat menunjukkan tarikan terhadap magnet. Ada yang langsung menempel, ada juga yang hanya bergerak mendekati magnet.

Tetapi perlu diingat, batu yang tertarik magnet belum tentu otomatis Badar Besi asli. Ada beberapa jenis batu lain yang juga mempunyai kandungan mineral besi dan bisa tertarik magnet.

Jadi, tes magnet hanya digunakan sebagai pemeriksaan awal, bukan sebagai satu-satunya penentu.

2. Perhatikan Berat Batu
Badar Besi umumnya terasa cukup berat jika dibandingkan dengan batu lain yang ukurannya sama.Coba pegang beberapa batu dengan ukuran yang kurang lebih sama. 

Biasanya batu yang mempunyai kandungan mineral besi akan terasa lebih padat dan berat.
Namun berat saja juga tidak cukup untuk menentukan keaslian. Jenis mineral yang berbeda bisa mempunyai berat yang berbeda pula.

3. Perhatikan Warna dan Permukaan
Badar Besi umumnya mempunyai warna gelap, seperti hitam, abu-abu tua atau abu-abu keperakan. Pada beberapa batu bisa terlihat warna kecokelatan atau kemerahan.

Permukaannya juga bisa terlihat seperti mempunyai kilau logam, terutama setelah dipoles.yang perlu diperhatikan adalah apakah warna dan kilau tersebut terlihat alami atau justru seperti lapisan cat atau bahan tambahan di permukaan batu.

4. Perhatikan Kilau
Batu yang mengandung mineral besi tertentu dapat mempunyai kilau yang terlihat seperti logam.Kilau alami biasanya mengikuti bentuk dan permukaan batu. Tidak terlihat seperti lapisan yang hanya menempel di bagian luar.

Kalau permukaan terlihat terlalu mengilap seperti dicat atau ada bagian yang mengelupas, sebaiknya lebih hati-hati.

5. Perhatikan Tekstur dan Polanya
Batu alam biasanya mempunyai pola dan tekstur yang tidak benar-benar seragam.Ada Badar Besi yang terlihat polos, ada yang mempunyai garis, bintik, lapisan atau corak alami tertentu.

Perhatikan juga bagian yang sudah dipoles. Pola yang terlihat sampai ke bagian dalam batu lebih meyakinkan dibandingkan pola yang hanya tampak seperti gambar di permukaan.

6. Jangan Asal Menggores
Uji gores sering digunakan untuk mengetahui tingkat kekerasan batu. Tetapi cara ini sebaiknya tidak dilakukan sembarangan, terutama kalau batunya sudah dipoles atau mempunyai nilai koleksi.

Menggores dengan pisau atau benda tajam bisa meninggalkan bekas dan justru merusak permukaan batu.

Jadi, untuk batu yang mahal atau dianggap bernilai, lebih baik jangan melakukan tes yang bisa merusak.

7. Jangan Percaya Satu Ciri Saja
Ini yang paling penting.Batu yang menempel pada magnet belum tentu Badar Besi. Batu yang berat juga belum tentu Badar Besi. 

Begitu juga batu yang berwarna hitam dan mengilap belum tentu asli.Lihat semuanya secara bersamaan, mulai dari warna, tekstur, berat, pola, kilau, sifat magnetis dan asal-usul batu.

Kalau ingin memastikan jenis mineralnya dengan lebih akurat, pemeriksaan oleh orang yang memang memahami batu atau pengujian mineral akan memberikan hasil yang lebih jelas.

Dengan cara ini, kita tidak mudah tertipu hanya karena sebuah batu terlihat hitam, berat dan bisa menempel pada magnet.

8. Uji Asam
Uji asam kadang digunakan dalam pemeriksaan batu untuk melihat kandungan mineral tertentu. Tetapi cara ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa Badar Besi asli pasti mengeluarkan gelembung ketika terkena asam.

Reaksi terhadap asam lebih berkaitan dengan jenis mineral yang terkandung di dalam batu. Karena itu, pengujian seperti ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang memahami pemeriksaan mineral dan menggunakan perlengkapan yang sesuai.

Jangan sembarangan mencoba bahan kimia pada batu sendiri, apalagi pada batu yang mempunyai nilai koleksi.

9. Perhatikan Tekstur
Perhatikan permukaan batu dengan teliti.Badar Besi sebagai batu alam mempunyai tekstur yang terbentuk secara alami. Setelah dipoles, permukaannya bisa terasa halus, tetapi bagian dalam dan pola batunya tetap menunjukkan karakter alami.

Kalau permukaannya terlihat seperti plastik, terlalu ringan, atau terdapat bagian yang tampak seperti lapisan buatan, sebaiknya lebih berhati-hati.

10. Perhatikan Suhu Saat Dipegang
Batu pada umumnya terasa dingin ketika pertama kali disentuh, kemudian perlahan mengikuti suhu tangan.

Tes ini hanya bisa menjadi pemeriksaan sederhana. Jangan menjadikan rasa dingin sebagai bukti bahwa batu tersebut Badar Besi asli, karena banyak jenis batu alam lainnya juga mempunyai sifat yang sama.

Bahan seperti plastik atau resin juga bisa dibuat menyerupai batu, sehingga pemeriksaan harus melihat ciri lainnya.

11. Periksa Pola dan Struktur
Lihat pola batu dari berbagai arah.Batu alam biasanya mempunyai susunan yang tidak sepenuhnya seragam. Bisa terdapat garis, bintik, lapisan, bercak atau pola alami lainnya.

Pola yang terlalu sempurna dan terlihat sama persis di seluruh bagian justru perlu diperhatikan. Batu alam biasanya mempunyai variasi karena terbentuk melalui proses yang panjang.

12. Gunakan Kaca Pembesar
Kalau ingin melihat lebih jelas, gunakan kaca pembesar atau loupe.Perhatikan permukaan, serat, bintik mineral dan susunan batu. Dengan pembesaran, terkadang bisa terlihat perbedaan antara permukaan batu alam dengan bahan buatan.

Tetapi untuk menentukan jenis mineral secara pasti, kaca pembesar saja belum cukup. Tetap diperlukan pemeriksaan lebih lanjut jika ingin hasil yang benar-benar akurat.

13. Periksa kepada Ahlinya
Kalau batu mempunyai harga tinggi atau dianggap sebagai koleksi penting, jangan hanya mengandalkan tes sederhana.

Bawa kepada orang yang memang memahami batu, mineral atau gemologi. Pemeriksaan dengan alat yang sesuai bisa memberikan informasi yang jauh lebih jelas mengenai jenis dan kandungan batu.

Ini jauh lebih aman daripada mencoba berbagai tes sendiri yang justru bisa merusak batu.

14. Jangan Tergiur Harga Terlalu Murah
Harga juga bisa menjadi bahan pertimbangan.Kalau sebuah batu disebut Badar Besi asli tetapi harganya jauh sekali di bawah harga batu sejenis, sebaiknya jangan langsung tergiur.

Harga murah memang tidak otomatis berarti palsu. Bisa saja karena ukuran, kualitas, bentuk, kondisi atau alasan lain. Tetapi harga yang tidak masuk akal patut membuat kita lebih teliti sebelum membeli.

15. Perhatikan Sertifikat
Untuk batu yang harganya cukup tinggi, sertifikat pemeriksaan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan.

Sertifikat dari lembaga atau pemeriksa yang jelas dapat memberikan informasi mengenai identitas dan karakter batu yang diperiksa.

Tetapi jangan hanya melihat ada tulisan "sertifikat". Perhatikan juga siapa yang mengeluarkan dan apa saja yang sebenarnya diperiksa.

16. Perhatikan Transparansi
Badar Besi yang berwarna gelap pada umumnya bersifat tidak tembus cahaya atau opak.Coba arahkan batu ke sumber cahaya. Kalau cahaya tidak bisa menembus bagian dalam batu, hal tersebut sesuai dengan karakter banyak batu besi yang berwarna gelap.

Namun sifat tidak tembus cahaya juga bukan bukti tunggal bahwa batu tersebut Badar Besi asli. Banyak batu lain yang juga bersifat opak.

17. Ketahui Asal Usul Batu
Asal-usul juga penting untuk diketahui.Tanyakan kepada penjual dari mana batu tersebut diperoleh, bagaimana proses mendapatkannya dan apakah ada informasi mengenai lokasi asalnya.

Riwayat batu yang jelas akan lebih meyakinkan dibandingkan batu yang hanya diberi nama Badar Besi tanpa keterangan apa pun.

Pada akhirnya, jangan menentukan keaslian hanya dari satu tes.

Magnet, berat, warna, tekstur, pola, kilau dan asal-usul sebaiknya dilihat secara keseluruhan. Sebab istilah Badar Besi sendiri dapat digunakan di pasaran untuk batu-batu yang mengandung mineral besi dengan karakter yang berbeda.

Kalau ingin benar-benar mengetahui batu tersebut jenis apa dan kandungan mineralnya apa, pemeriksaan mineral secara langsung tetap menjadi cara yang paling jelas.
PROGRAM GEMBLENGAN
testimoni mbah salim
testimoni mbah salim
testimoni mbah salim
DOKUMEN PRIBADI